Pemberdayaan Masyarakat Dalam Upaya Mencegah Covid-19 Melalui Kegiatan Senam Rutin Anak Usia 9-12 Tahun Guna Menjaga Daya Tahan Tubuh

 

Dosen Pembimbing Lapangan

Drs. Dedi Suhardi, M.Ak., M.Si

Mahasiswa

Rossa Amalia Rizqi

Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer

Universitas Subang

rossa.amalia321@gmail.com

 


ABSTRAK

Virus Corona merupakan virus yang menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan, dimulai dari infeksi ringan hingga parah seperti SARS dan MERS.

Virus Corona dikenal dengan nama Covid-19 ditemukan pertama kali di Wuhan, China pada akhir tahun 2019. Virus ini bisa menjangkit siapa saja dari mulai anak-anak hingga orang lanjut usia.

Olahraga merupakan kegiatan penting yang harus dilakukan. Banyak manfaat dari olahraga seperti untuk kesehatan tubuh, kebugaran dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Melalui program kegiatan KKNM MBKM 2021 Universitas Subang, untuk mewujudkan masyarakat berdaya tahan tubuh yang bagus dengan sasaran anak usia 9-12 tahun maka diadakannnya kegiatan senam fisik rutin 1 minggu sekali. Tujuannya adalah untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar bisa terhindar dari terjangkitnya virus ataupun penyakit lain.

Kata kunci: Covid-19, Penccegahan, Pemberdayaan Masyarakat, Olahraga

 

PENDAHULUAN

Pada saat ini dunia sedang mengalami pandemic Covid-19 yang mewabah. Hampir sebagian besar negara melaporkan kasus Covid-19 tak terkecuali Indonesia. Virus corona atau dikenal juga dengan nama Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) merupakan virus baru yang menginfeksi sistem pernapasan orang yang terjangkit, virus ini umumnya dikenal sebagai Covid-19 (Lai et al, 2020). Covid-19 ditemukan pertama kali di Wuhan, China pada akhir desember 2019 lalu.

Daya tahan tubuh yang kuat menjadi salah satu benteng dari tertularnya virus corona. Olahraga yang dilakukan teratur menjadi salah satu cara untuk menjaga kesehatan, kebugaran, dan daya tahan tubuh.

Pakar Kedokteran Olahraga UGM, Zaenal Muttaqin Sofro, mengatakan ada dua jenis olahraga yakni neural exercise/olahraga pensarafan untuk menjaga kesehatan dan physical exercise/olahraga fisik untuk menjaga kebugaran. Olahraga persarafan diwujudkan dengan tiga cara yakni pernapasan, vokalisasi dan postur.

Sementara olahraga fisik, dilakukan untuk membuat badan tetap bugar saat menjalankan aktifitas sehari-hari. Olahraga yang bisa dipilih seperti jalan cepat, jogging, bersepeda statis, senam dan berenang.

 

METODOLOGI

Metode pelaksanaan yang digunakan penulis adalah observasi selama 1 bulan lebih di lokasi KKNM, sedangkan pada saat penulisan artikel penulis menggunakan studi literatur yang beraneka ragam guna memperoleh informasi.


PEMBAHASAN DAN HASIL

 



Olahraga senam rutin 1 minggu sekali bersama anak-anak usia 9-12 tahun merupakan program kegiatan KKNM yang diselenggarakan oleh mahasiswa dengan melalui pendekatan individual. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah sebagai bentuk upaya untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap suatu penyakit terutama untuk mencegah terjangkitnya virus corona sebagaimana anjuran para pakar olahraga sangat dibutuhkan pada saat ini.

Berolahraga merupakan kegiatan yang dianjurkan oleh para pakar kesehatan pada saat pandemi Covid-19 seperti ini. Olahraga mampu membuat tubuh menjadi sehat, bugar dan membantu meningkatkan daya imunitas tubuh. Namun, olahraga juga memiliki batasan atau aturan tersendiri agar tidak menimbulkan bahaya pada kesehatan karena olah raga yang berlebihan.

Olahraga yang dilaksanakan oleh mahasiswa dan anak-anak adalah senam. Karena senam dianggap mudah untuk dilakukan, dengan diiringi music pendukung sehingga anak-anak sangat antusias mengikutinya.

Senam dilakukan di sebuah ruangan dengan selalu mengikuti protokol kesehatan seperti menjaga jarak. Instruktur senam sendiri dipimpin oleh siswa tujuannya agar siswa tersebut memiliki daya kreatifitas dan keberanian tampil di depan orang lain. Selain oleh siswa senam ini diinstrukturi oleh mahasiswa KKNM itu sendiri.

Pada awalnya kegiatan senam ini hanya diikuti oleh 5 anak saja. Namun, ada perkembangan dari minggu ke minggu selama KKNM berlangsung jumlah anak-anak bertambah menjadi 10 orang. Hal ini menunjukkan antusias dalam kegiatan ini cukup baik.

Anak-anak terlihat ceria dan bersemangat dalam melakukan setiap gerakan, tubuh anak terlihat lebih bugar dari sebelumnnya. Senam ini dilakukan setiap hari kamis selama KKNM berlangsung.

 

KESIMPULAN

Kegiatan KKNM pada bidang kesehatan meliputi edukasi pencegahan covid-19, pembagian APD berupa masker dan olahraga senam rutin 1 minggu sekali.

Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah sebagai bentuk upaya untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap suatu penyakit terutama untuk mencegah terjangkitnya virus corona. Sebagaimana anjuran para pakar, olahraga sangat dibutuhkan pada saat ini.

Kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar, anak-anak terlihat antusias dan memberikan partisipasi aktif pada saat pelaksanaan. Hal ini terlihat pada penambahan jumlah anak-anak serta suasana anak-anak yang terlihat ceria, menyenangkan dan bugar.

 

DAFTAR PUSTAKA

Idah Wahidah, dkk “Pandemik Covid-19: Analisis Perencanaan Pemerintah dan Mayarakat dalam Berbagai Upaya Pencegahan”, Jurnal Manajemen dan Organisasi (JMO), Volume 11 No 3,UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Bandung, 2020

Furkan,dkk “Menjaga Daya Tahan Tubuh dengan Olahraga Saat Pandemi Corona Covid-19”, Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, Volume 5 No 1, 2021

 

 


Komentar